Denpasar, bimasislam—Di sebuah Studio dalam areal perkantoran TVRI Bali, tampak sekelompok ibu-ibu sedang duduk tertib di atas kursi yang telah disediakan kru. Dibagi menjadi dua grup kiri-kanan, mereka rapih mengenakan kostum yang dominan berwarna merah. Itulah jamaah Majelis Taklim Muslimat NU Sanur peserta Mimbar Agama Islam yang ditayangkan live oleh TVRI Bali. Sesuai jadwal yang sudah dirancang, hari Senin (3/4) kemarin memang waktunya.
Penayangan acara kerohanian Islam ini pas berbarengan dengan kunjungan bimasislam ke Pulau Dewata. Bekerjasama dengan Bidang Bimas Islam Kanwil Kemenag Provinsi Bali, khususnya Seksi Penerangan Agama Islam, TVRI sepakat mengadakan Mimbar Agama Islam, setidaknya sebulan sekali, pada sore hari mulai jam 5 hingga menjelang Magrib.
“Kami sepakat mengadakan 16 kali pada tahun 2017 ini. Dengan keterbatasan dana, kami ingin menguatkan pemahaman umat Islam Bali tentang agamanya”, jelas Kasi Penerangan Agama Islam Mahmudi menjawab pertanyaan bimasislam tentang jumlah tayangan. Ini merupakan salah satu program dakwah lewat media yang diadakan Seksi Penerangan Agama Islam Kemenag Provinsi Bali, imbuhnya. Selain TVRI, mereka juga mengadakan kerjasama siaran dakwah dengan Radio Republik Indonesia (RRI) Bali.
Secara teknis Seksi Penerangan Agama Islam yang menyiapkan materi, narasumber pembawa acara, dan jamaahnya, sedangkan TVRI yang menyiapkan fasilitas tempat dan rekamannya, demikian penjelasan Rahmat Hidayat salah seorang staf di Seksi Penerangan Agama Islam. Saat bimasislam berkunjung, tema yang diangkat tentang “Membangun Keluarga Sakinah Mawaddah wa Rahmah”. Narasumbernya Royhan, Ketua BP4 Provinsi Bali, sedangkan pembawa acaranya Gun Supardi, salah seorang Kepala KUA di Bali. []
(Edijun/bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



