Jakarta, Bimas Islam --- Kantor Urusan Agama (KUA) Matraman menggelar kegiatan bimbingan perkawinan (Bimwin) terhadap 15 pasangan calon pengantin (Catin). Kegiatan ini turut mengundang pembicara dari Pengurus Pusat Wanita Islam (PPWI) yang berlangsung selama dua hari pada Sabtu dan Minggu, 18-19 September 2021.
Ketua Bimwin KUA Matraman, Ahmad Dumyati menjelaskan, kegiatan Bimwin ini sangat penting diikuti para Catin agar mendapatkan gambaran mengenai problematika yang harus dihadapi setelah berumah tangga.
"Kebanyakan pasangan muda ini tidak tahu tujuan pernikahan. Hal ini berpotensi menjadi perceraian karena tidak mampu menangani konflik," ujar Dumyati di KUA Matraman, Sabtu (18/9/2021).
Dumyati mengungkapkan, salah satu kunci agar rumah tangga tetap langgeng, yakni hubungan harus dilandasi oleh kepercayaan dan kejujuran. Selain itu, pola komunikasi yang baik juga menjadi hal penting antara suami dan istri.
"Penanganan konflik bukan dengan emosi, namun dengan kepala dingin. Jika ini diterapkan, Insyaallah rumah tangga akan terus harmonis," lanjutnya.
Sementara itu, pembicara dari PPWI, Ai Maspuroh menyampaikan, faktor utama ketahanan keluarga diawali dari penguatan rohani dan spiritualitas Catin. Apabila hal ini sudah kokoh, maka dipastikan mereka mampu mengatasi berbagai masalah rumah tangga.
"Menjalani rumah tangga itu butuh ilmu, ibarat mendaki gunung terjal, banyak cobaannya. Jadi kita perlu persiapan dengan penguatan rohani melalui ayat-ayat Al-Qur'an," papar Ai.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



