Bengkulu Selatan, Bimas Islam --- Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Bengkulu Selatan melakukan kegiatan pembinaan guru ngaji di Aula Kankemenag Bengkulu Selatan, Senin (22/11). Hal itu dilakukan dalam rangka meminimalisir angka buta huruf Al-Qur'an di wilayah Kabupaten Bengkulu Selatan.
Kakankemenag Bengkulu Selatan, Junni Muslimin mengatakan, kegiatan pembinaan guru ngaji ini diikuti oleh 60 orang yang berasal dari dua kecamatan, yakni Kecamatan Seginim dan Kecamatan Air Nipis.
“Dalam rangka memberantas masyarakat buta askara membaca Al-Quran dan menindaklanjuti pelatihan guru ngaji di wilayah Kabupaten Bengkulu Selatan, kami turun langsung membina guru ngaji yang ada di lingkungan KUA Seginim dan KUA Air Nipis,” ujar Junni dalam keterangan tertulis di Bengkulu Selatan pada Selasa (23/11).
Junni menjelaskan, dalam pembinaan tersebut, setiap guru ngaji saling berbagi pengalaman serta berbagi kendala yang dihadapi saat mengajar. Terlebih, setiap guru mengaji memiliki 30 sampai 100 anak-anak yang dibina dan diajarkan mengaji pada masing-masing TPQ.
Saat mendengarkan langsung keluhan dan pengalaman guru-guru ngaji tersebut, Junni mengaku terus memotivasi untuk selalu berusaha memberikan dan menyampaikan ilmu-ilmu agama terutama mengaji dengan istikamah dan sabar. Baginya, menjadi guru ngaji tidak hanya berorientasi pada materi, tetapi juga pahala kebaikan yang terus mengalir.
“Dalam mengajari murid binaan untuk mengaji memang dituntut kesabaran yang ekstra dan dengan teknik mengajar yang tepat, sehingga apa yang ingin diajarkan tersampaikan dengan baik dan benar kepada murid-muridnya. Kami berharap mereka tetap sabar dalam mengajar. Kami mengarahkan mereka agar tetap istikamah,” kata Junni.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



