Mukomuko, Bimas Islam --- Penyuluh Agama Islam (PAI) Kecamatan V Koto, Kabupaten Mukomuko, punya cara tersendiri dalam mengurangi angka kenakalan remaja, salah satunya dengan menjalankan program Bina Remaja.
Koordinator PAI Kecamatan V Koto, Susanto mengatakan, program Bina Remaja cukup efektif untuk membentengi remaja-remaja di wilayahnya dari kegiatan yang kurang manfaat. Salah satunya adalah dengan mengajarkan baca tulis Al-Qur’an.
“Memang perlu inovasi dan kreativitas dalam melakukan penyuluhan di Kecamatan V Koto, tidak bisa dengan cara yang biasa. Karena itu kita membentuk program Bina Remaja yang sengaja menyasar kalangan remaja,” ujar Susanto di Mukomuko, Jumat (17/9).
Pria yang menjadi perwakilan Penyuluh Teladan dari Kabupaten Mukomuko di tingkat Provinsi Bengkulu ini mengungkapkan, program Bina Remaja biasanya dilakukan di Masjid Al-Muttaqin dengan menggelar taklim untuk remaja, belajar baca tulis Al-Qur’an, mengajarkan kisah para nabi, dan kegiatan keagamaan lainnya.
“Kita melakukan kegiatan ini sepekan sekali untuk memberikan ruang kepada para remaja dalam belajar agama, tahsin Al-Qur'an, pembinaan akidah dan akhlak, serta memberikan mereka banyak waktu di rumah untuk sibuk dengan Al-Qur'an, kesibukan tersebut sangat bernilai positif,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan V Koto, Muhamad Imam Sidik menegaskan, pihaknya sangat mendukung kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh penyuluh, terutama dalam memberikan pembinaan di tengah masyarakat.
“Allhamdulillah untuk saat ini para Penyuluh di Kecamatan V Koto sudah memiliki bekal, terutama dalam hal tahsin Al-Qur’an. Hal itu yang mendorong mereka menjadi lebih semangat dan percaya diri dalam melakukan pembinaan kepada masyarakat,” katanya.
Imam berharap, kegiatan Bina Remaja tersebut semakin diminati masyarakat, khususnya remaja, sehingga angka kenakalan benar-benar turun. “Mudah-mudahan pembinaan seperti ini dapat terus berkembang dan dapat mengubah kebiasaan buruk yang selama ini kerap terjadi,” kata Imam.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



