Bantul, Bimas Islam --- Penyuluh Agama Islam di KUA Banguntapan rutin melakukan sosialisasi pentingnya mempersiapkan diri sebelum membina rumah tangga dengan mengikuti bimbingan perkawinan (Bimwin) di KUA. Sosialisasi itu rutin dilakukan di 8 desa/kelurahan yang tersebar di Kecamatan Banguntapan.
“Kami rutin melakukan pertemuan di desa dan kelurahan yang tersebar di Kecamatan Banguntapan untuk menyosialisasikan pentingnya menyusun rencana dan mempersiapkan diri sebelum membina rumah tangga kepada masyarakat,” ujar PAI Fungsional di KUA Banguntapan, Sri Sumiya dalam keterangan tertulis, Jumat (17/12).
Sumiya mengatakan, sosialisasi ini penting dilakukan mengingat angka perceraian di Kabupaten Bantul cukup tinggi. Untuk itu, ia menegaskan, masyarakat perlu diedukasi mengapa perencanaan dan persiapan sebelum menikah itu penting dilakukan.
“Melakukan pernikahan itu tujuannya membentuk keluarga yang
sakinah, mawaddah,. Untuk mencapai tujuan ini tidak bisa dilakukan sembarangan, asal-asalan, tapi perlu persiapan yang matang. Maka edukasi kepada remaja dan pasangan yang hendak menikah terkait langkah apa yang perlu dilakukan sebelum menikah ini menjadi hal yang penting,” urainya.
Perempuan yang juga Ketua Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Kabupaten Bantul ini mengatakan, di Kecamatan Banguntapan sendiri ada 5 PAI Fungsional dan 9 PAI Non-PNS. Dengan jumlah tenaga yang ada, ia berharap sosialisasi bisa berdampak pada penurunan angka perceraian.
“Kami tentu berharap dengan rutin dilakukannya sosialisasi pentingnya persiapan dan perencenaan sebelum melakukan pernikahan ini berdampak pada penurunan angka perceraian di Kabupaten Bantul,” kata Sumiya.
Berdasarkan data yang dihimpun Pengadilan Agama Kabupaten Bantul, jumlah angka perceraian di Bantul tahun 2019 ada 1.829 perkara, tahun 2020 ada 1.697 perkara, dan tahun 2021 hingga akhir Juni sudah terdapat 1.193 perkara.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



