Jakarta, Bimas Islam -- Kasubdit Hisab, Rukyat dan Syariah Kemenag, Ismail Fahmi mengimbau pengurus masjid/musala untuk rutin melakukan kalibrasi jam masjid. Menurutnya, hal tersebut untuk meminimalisir kekeliruan waktu salat.
"Kami mengimbau pengurus masjid untuk rutin melakukan kalibrasi jam masjid. Hal ini untuk meminimalisir kekeliruan waktu salat," ujar Ismail saat menjadi narasumber Obsesi bertajuk Waktu Salat Salah? yang ditayangkan kanal Youtube Bimas Islam TV pada Rabu (2/11).
Menurut Ismail, potensi kekeliruan waktu salat pada jam masjid yang jarang dilakukan kalibrasi sangat besar. Dia menjelaskan, kekeliruan itu tidak hanya karena baterai jam yang sudah lama, tapi juga bisa karena baterai jam baru.
"Ini juga berlaku pada jam digital. Jam tersebut tetap memiliki umur yang berpotensi berjalan lebih cepat atau bahkan lebih lambat dari jam-jam pada umumnya. Oleh karena itu, kami mengimbau pengurus masjid untuk rutin melakukan kalibrasi jam masjid mereka," jelas Ismail.
Ismail menambahkan, saat ini jam yang selalu _update_ untuk menjadi acuan jam masjid sudah gampang ditemui. Misalnya, kata dia, layanan jam yang disediakan oleh BMKG, TVRI, maupun RRI.
"Baik itu jam dinding maupun jam digital, tetap harus selalu dilakukan kalibrasi secara berkala. Ini penting sekali. Jangan sampai waktu salat keliru hanya karena jam di masjidnya tidak sesuai," pungkasnya.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



