Jakarta, Bimas Islam --- Moderate Millenials Agent (MMA) Provinsi DKI Jakarta, M. Zahir MH menjadi narasumber pada Obrolan Seputar Soal Islam (OBSESI) Episode 122 yang tayang di kanal Youtube Bimas Islam TV, Rabu (6/4/22). Dalam obrolan santai selama 60 menit tersebut, Zahir mengajak Penyiar Agama Islam untuk bersikap independen di tengah banjirnya isu hoaks.
"Hari ini informasi begitu mudah diakses. Memang ada kemudahan, tetapi di dalamnya juga ada tantangan. Salah satunya, kita sukar melakukan seleksi terhadap banjirnya informasi yang beredar," ungkap Zahir di Jakarta.
Menurut Zahir, Penyiar Agama Islam dan masyarakat umum diharapkan memiliki literasi yang memadai. Kemampuan literasi ini merupakan syarat utama agar seseorang tidak mudah percaya dengan kabar yang diterima sebelum memastikan kebenarannya.
"Literasi tidak hanya tentang teks, tetapi tentang memahami informasi yang kita terima. Sebagai kaum Muslim, kita diajarkan untuk melakukan klarifikasi," ungkapnya.
Terkait klarifikasi ini, Zahir mengutip Surah Al-Hujurat ayat 6. Lajang yang merupakan alumni Pembinaan Kompetensi Penyiar Agama Islam (PKPAI) Provinsi DKI Jakarta yang dilaksanakan Subdit Seni, Budaya, dan Siaran Keagamaan Islam Ditjen Bimas Islam ini menegaskan, klarifikasi berfungsi sebagai penyaring atas kebenaran suatu berita.
"Selain ayat tersebut, kita juga harus berpedoman pada undang-undang. Hati-hati dengan kalimat yang terlontar juga berita yang kita bagikan. Sudah banyak contoh oknum yang harus mendekam di penjara karena terjebak membagikan kabar hoaks," pungkasnya menyampaikan pesan.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



