Gorontalo, Bimas Islam --- Moderate Millenial Agent (MMA) Provinsi Gorontalo, Zulhafidz Tadore A menjadi narasumber pada Obrolan Seputar Soal Islam (OBSESI) Episode 85 pada Rabu (26/1/22). Pada acara bertema Siaran Keagamaan Islam di Era Milenial ini, Zulhafidz menyampaikan kiat menjadi penyiar.
"Tepat waktu itu penting. Kemudian, kesiapan menyampaikan pertanyaan kepada narasumber, dan kemampuan memilih tema pemberitaan atau konten," ungkap Zulhafidz pada acara yang dihelat live di Youtube Bimas Islam TV dan Facebook Ditjen Bimbingan Masyarakat Islam ini.
Zulhafidz yang menjalani dunia penyiaran dan jurnalistik sejak 2014 ini merupakan lulusan Universitas Negeri Gorontalo. Baginya, menjadi penyiar tidak semata soal kemampuan teknis.
"Ketekunan, keuletan, motivasi diri yang baik untuk mencapai keinginan dan menyelesaikan tantangan," katanya membagikan kiat.
Pemuda yang pernah menjadi Penyiar di RRI Gorontalo dan kini menjadi Reporter dan Presenter di TVRI Gorontalo ini menambahkan, kiat selanjutnya adalah menjalani proses dengan tekun hingga mendapatkan keberhasilan.
"Sebagai penyiar, kita juga berperan penting dalam mengurangi berbagai konten hoaks dan hate speech. Ini harus menjadi langkah bersama guna menggapai kehidupan berbangsa dan beragama yang damai dan toleran," terang Zulhafidz.
"Di era kemajuan teknologi seperti sekarang ini, penyiar mendapatkan angin segar karena bisa menjangkau penonton dengan lebih mudah," pungkasnya.
Selain Zulhafidz, hadir pula sebagai narasumber, Kasubdit Seni, Budaya, dan Siaran Keagamaan Islam Ditjen Bimas Islam Kemenag, Sayid Alwi Fahmi.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



