Jakarta, Bimas Islam --- Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah, Mohsen, mengajak seluruh pejabat yang mengurusi bina Kantor Urusan Agama (KUA) dan keluarga sakinah pusat dan daerah untuk memperbaiki data. Ini penting agar program yang dibuat berkualitas karena bersumber dari data yang akurat.
"Mari kita memperbaiki data agar valid dan akurat," kata Mohsen di hadapan Kepala Bidang Urusan Agama Islam/Bimas Islam se Indonesia dalam kegiatan Evaluasi Pelaksanaan Program Direktorat Bina KUA dan Keluarga Sakinah 2019, Rabu (6/11) di Mercure Hotel Jakarta Kota, Jakarta.
Mantan Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Maluku Utara ini menyebutkan, jumlah KUA yang tertera dalam regulasi sebanyak 5.945 lembaga, namun dari jumlah tersebut terdapat 55 KUA yang belum ada pelaksana tugasnya sehingga yang diinput di aplikasi EBI sebanyak 5.890 KUA.
Maka, menurut Mohsen, dalam menginput data harus dibedakan KUA sebagai kelembagaan dengan Kepala KUA sebagai jabatan. Sebab, ada satu orang Kepala KUA membawahi beberapa KUA. Kemudian, ada juga KUA yang belum ada kepalanya.
"Jadi, tolong masing-masing daerah untuk memperjelas data KUA dan jabatan Kepala KUA ini," imbuhnya.
Mohsen menerangkan, akurasi data KUA penting agar tepat dalam menyusun program yang terkait dengan KUA, mulai dari pemenuhan SDM, pembangunan gedung dan pemenuhan sarana prasarana hingga pendirian KUA baru.
"Jika datanya tidak akurat maka kita akan salah dalam membuat program-program yang saya sebutkan tadi," ujar mantan Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Direktorat Jenderal Pendidikan Islam ini.
"Apalagi ke depan jika ada perampingan organisasi maka tantangannya semakin besar jika kita tidak siap dari sekarang," tambah mantan Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Tengah ini.
Penulis: Insan Khoirul Qolbi
Editor: Insan Khoirul Qolbi
Foto: bimasislam
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



