Jakarta, Bimas Islam --- Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag, Tarmizi Tohor mengajak umat Islam untuk memaknai tahun baru Hijriah dengan melakukan evaluasi diri agar menjadi pribadi yang lebih baik, terutama dalam hal kepedulian sosial terhadap fakir miskin.
"Salah satu bentuk nyata kepedulian sosial umat Islam, yakni melalui dana zakat, infak, dan sedekah," ujar Tarmizi kepada bimasislam, Sabtu (30/7/2022).
Tarmizi mengatakan, tahun baru Hijriah merupakan momentum hijrahnya Rasulullah SAW ke Madinah dalam upaya mengembangkan ajaran Islam. Saat ini, menurutnya, umat Islam harus meneruskan perjuangan Rasulullah SAW sesuai konteks kekinian.
"Saat ini, kemiskinan masih menjadi masalah sosial yang ada di Indonesia. Zakat dapat menjadi solusi bagaimana menanggulangi kemiskinan secara bermartabat," lanjutnya.
Tarmizi menambahkan, kehadiran BAZNAS dan sejumlah LAZ di Indonesia, diharapkan dapat semakin menekan angka kemiskinan dan mewujudkan kesejahteraan sosial bagi masyarakat melalui pengelolaan dana zakat.
"Mari jadikan momentum tahun baru Hijriah ini untuk semakin membumikan zakat sebagai instrumen penting dalam pemberdayaan ekonomi umat Islam," pungkasnya.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



