Belu, Bimas Islam -- Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf (Ditzawa) Kemenag melakukan kegiatan monitoring ke lokasi Kampung Zakat di Desa Jenilu, Kecamatan Kalukuk, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur. Rombongan Kemenag dipimpin Kasubdit Informasi dan Kelembagaan Zakat Wakaf Ditzawa, Andi Yasri.
Andi menyampaikan, kegiatan monitoring kali ini untuk mengetahui sejauh mana program Kampung Zakat dapat memberdayakan warga setempat. Ia melanjutkan, Kemenag akan menambah lokasi Kampung Zakat di seluruh Kabupaten/Kota se-Indonesia secara bertahap.
"Kami ingin memastikan, bagaimana program Kampung Zakat ini bisa memberi dampak positif bagi 150 Kepala Keluarga (KK) di Desa Jenilu ini," terang Andi di lokasi Kampung Zakat, Kamis (27/10/2022).
Andi mengungkapkan, sejak ditunjuk menjadi lokasi Kampung Zakat pada 2018, Desa Jenilu sudah berkembang cukup baik. Salah satu buktinya, lanjut Andi, kini telah dibangun sekolah dan akses air bersih di lokasi tersebut.
"Selain itu, kesadaran warga Desa Jenilu untuk menunaikan zakatnya juga semakin meningkat karena mereka bisa merasakan langsung manfaatnya melalui program ini," lanjutnya.
Andi mengajak warga Desa Jenilu untuk turut berpartisipasi dalam acara launching Kampung Zakat Nasional di Jakarta. Acara tersebut, rencananya akan berlangsung akhir November mendatang.
"Nanti kami akan membuka stan pameran dalam acara itu, saya harap bapak dan ibu berpartisipasi untuk mengirim salah satu produknya untuk diperkenalkan," tutupnya.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



