Jakarta, Bimas Islam -- Kasubdit Kemasjidan Akmal Salim Ruhana mengatakan, program Masjid Pelopor Moderasi Beragama (MPMB) merupakan upaya merevitalisasi peran dan fungsi masjid. Hal ini diterangkan Akmal saat menjadi narasumber OBSESI edisi 192 bertema Masjid Pelopor Moderasi Beragama.
Menurut Akmal, kesadaran masyarakat akan pentingnya penguatan peran dan fungsi masjid cukup tinggi. Meski demikian, menjadikan masjid yang profesional, moderat, dan berdaya tidak cukup dengan kesadaran tinggi, perlu upaya bersama melakukannya.
"Sejauh mana masyarakat atau jemaah sebuah masjid tahu akan pentingnya pengelolaan masjid, maka kami asumsikan kita semua sudah tahu. Program ini hanya revitalisasi penguatan peran dan fungsi masjid," ujar Akmal dalam acara yang ditayangkan kanal Youtube Bimas Islam TV.
Menurut Akmal, apabila masjid berperan dan berfungsi sebagaimana mestinya, maka jemaah akan nyaman untuk melakukan aktivitas. Karena itu, lanjut dia, memperkuat peran dan fungsi masjid melalui program MPMB merupakan upaya mengejawantah keinginan semua orang.
"Kami merevitalisasi, menguatkan kembali bahwa kita punya keinginan bersama untuk memprofesionalkan masjid, untuk masjid ini moderat, nyaman bagi siapa pun untuk beribadah dan beraktivitas," jelasnya.
Akmal berharap, melalui program MPMB ini semua elemen umat Islam memiliki kesadaran bersama dalam memperkuat peran dan fungsi masjid. "Kami di Bimas Islam membersamai proses transformasi masjid agar profesional, moderat, dan berdaya," tandasnya.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



