Balikpapan, Bimas Islam – Kalimantan Timur (Kaltim) menghelat Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi ke-44 Tahun 2023. Acara ini secara resmi dibuka dengan penabuhan beduk dan rebana oleh Gubernur diwakili Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Kaltim, Syrajudin bersama 10 kafilah kabupaten/kota se-Kaltim, Selasa (16/5/2023) malam.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama, Kaltim, Abdul Khaliq mengungkapkan, MTQ mampu memberi sentuhan syiar dakwah. Menurutnya, MTQ ini juga bisa menjadi media peningkatan kualitas kehidupan beragama dan persaudaraan sesama umat Islam.
”MTQ yang sukses adalah yang berdampak pada proses penyadaran masyarakat dan pemerintah terhadap implementasi ajaran Islam, serta dapat membentuk akhlakul karimah yang mencerminkan pemahaman agama yang baik dan benar,” jelasnya.
Khaliq mengatakan, MTQ kali ini menggunakan sistem pendaftaran online melalui aplikasi e-MTQ. Menurutnya, aplikasi ini dapat meningkatkan akuntabilitas dan transparansi dalam perhelatan MTQ.
Khaliq meminta, kegiatan MTQ ini dapat mengedepankan kejujuran dan tidak mentolerir kecurangan.
“Kita tidak ingin penyelenggaraan MTQ yang seharusnya menjadi ajang silaturahmi, bernilai ukhuwah dengan mengedepankan semangat kejujuran, kedamaian dan kesejukan, disusupi kecurangan dan ketidakjujuran yang jauh dari anjuran isi al-Qur’an,” jelasnya.
Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud bertindak sebagai Ketua Pelaksana pada perhelatan MTQ Tingkat Provinsi Kaltim kali ini. Acara digelar 14 hingga 22 Mei 2023, diikuti 487 dari 10 cabang lomba.
Ajang MTQ ini juga menjadi tolak ukur atau bahan evaluasi bagi Provinsi Kaltim yang akan menghelat MTQ Nasional 2024 mendatang.
Ba/Mr



