Padang Panjang, Bimas Islam --- Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) ke 39 tingkat Sumatra Barat ditabuh. Helat dua tahunan ini dibuka Dirjen Bimas Islam Kamarudin Amin, Sabtu Malam (13/11) di Gor Banca Laweh, Kota Padang Panjang.
Hadir Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, Wakil Gubernur Audi Joinaldy dan Kakanwil Kemenag Sumbar Helmi bersama seluruh jajaran se-Sumatra Barat. Mengangkat tema "Dengan MTQ kita wujudkan masyarakat Sumatera Barat yang qur’ani Bermarwah dan bermartabat: MTQ ini akan berlangsung sejak tanggal 12 hingga 19 November mendatang.
Pada kesempatan ini, Dirjen yang mewakili Menteri Agama mengatakan Alqur’an merupakan pedoman, konsep, serta aturan hidup bagi manusia yang didalamnya mengatur bagaimana hubungan makhluk dengan pencipta-Nya.
"Kecintaan umat pada Alquran yang harus dibangun bukan hanya sekedar ekspresi lahiriah dan artifisial, tetapi haruslah dalam bentuk tingkah laku dan perbuatan yang mencerminkan nilai-nilai Qurani," tutur Dirjen.
Sejalan dengan hal tersebut lanjut Kamaruddin, hendaknya penyelenggaraan Mussabaqah Tilawatil Qur’an Tingkat Provinsi Sumatera Barat ke 39 tidak hanya untuk mencari juara pada setiap cabang lomba.
"Penyelenggaraan MTQ Tingkat Provinsi Sumatera Barat ke 39 diharapkan mampu membentuk manusia menjadi manusia yang berkualitas, yaitu manusia yang berprilaku, bekerja, dan bermasyarakat senantiasa condong kepada jalan yang lurus," harap Kamaruddin.
Ia juga berharap penyelenggaraan MTQ Tingkat Provinsi Sumatera Barat ke 39 hendaknya mampu mendekatkan masyarakat dengan Alquran dan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai isi dari kitab suci ini.
"Momentum penyelenggaraan MTQ ini harus mampu mendorong pembentukan karakter dan perilaku masyarakat yang sesuai dengan ajaran Al-Qur’an dan mendukung terciptanya masyarakat muslim yang memiliki akhlak Qurani," katanya lagi.
Tak lupa Kamaruddin mengingatkan bahwa proses penyelenggaraan MTQ ini Indonesia belum sepenuhnya keluar dari ancaman penularan covid 19. Meskipun angka penularannya sudah semakin menurun namun hendaknya tidak membuat kewaspadaan menjadi lengah.
"Untuk itu, saya berpesan kepada seluruh kafilah, peserta, panitia, panitera dan seluruh masyarakat untuk selalu berkomitmen dan memiliki disiplin yang tinggi dalam menerapkan protokol Kesehatan di semua lini, sehingga penyelenggaraan MTQ dapat berjalan lancar, tertib, dan sukses," pesannya.
Terakhir Dirjen Bimas Islam menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada panitia pelaksana, masyarakat Kota Padang Panjang khususnya dan warga Provinsi Sumatera Barat pada umumnya, yang penuh dengan keramahan dan kesantunannya menerima seluruh kafilah untuk dapat bersilaturahmi dan berkompetisi dalam perhelatan akbar MTQ Tingkat Provinsi Sumatera Barat.
(sumbar.kemenag.go.id)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



