Medan, bimasislam --- Persaingan yang begitu ketat di antara peserta hafizh hafizhah MTQ Tingkat Nasional Cabang Tafsir Alquran Golongan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, mengantarkan 12 peserta untuk lanjut ke babak final. Final Tafsir Alquran Golongan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris akan dilaksanakan pada hari Kamis, 11 Oktober 2018.
Berdasarkan penilaian Dewan Hakim dan musyawarah yang mereka lakukan seusai penampilan peserta terakhir Musabaqah ini, Dewan Hakim menetapkan para finalis Tafsir Alquran sebagai berikut. Final Tafsir Bahasa Indonesia Putra, asal Jawa Barat Nilai penyisihan : 182,50, asal Papua Barat Nilai Penyisihan : 182,33, Jambi Nilai Penyisihan : 181,50. Final Tafsir Bahasa Indonesia Putri, asal Jawa Barat Nilai Penyisihan : 182,50, asal Jawa Timur Nilai Penyisihan : 181,17, asal DKI Jakarta Nilai Penyisihan : 181,00.
Final Tafsir Bahasa Inggris Putra, asal Banten Nilai Penyisihan : 184,83, asal Riau Nilai Penyisihan : 182,83, asal Jawa Tengah Nilai Penyisihan : 182,17. Final Tafsir Bahasa Inggris Putri, Asal Jawa Barat Nilai Penyisihan : 178,33, asal Nanggroe Aceh Darussalam Nilai Penyisihan : 175,67, asal DKI Jakarta Nilai Penyisihan : 174,83.
Menurut Imamul Muttaqin, M.A Guru MAN 2 Model Medan yang bertindak sebagai Pembawa Acara pada musabaqah itu mengatakan, mereka yang terpilih sebagai finalis merupakan utusan terbaik dari provinsi masing-masing sekaligus peserta terbaik dari total peserta 88 hafizh dan hafizhah.
Sementara itu Koordinator MTQN Cabang Tafsir Alquran Golongan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris Prof. Dr.Khairil Ansari, M.PdI menyebutkan pelaksanaan Babak Final dibagi menjadi 2 sesi, sesi pertama untuk Tafsir Alquran golongan Bahasa Inggris dimulai pukul 08.00 WIB, sedangkan sesi kedua untuk Tafsir Alquran golongan Bahasa Indonesia dimulai pukul 14.00 WIB.
Khairil mengatakan, hari ini merupakan hari terakhir Musabaqah Tafsir Alquran Golongan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, setelah ini akan dilaksanakan penutupan MTQ tingkat Nasional yang akan diselenggarakan di Arena Utama Astaka Gedung Serbaguna Jalan Williem Iskandar pada hari Sabtu tanggal 13 Oktober 2018.
Khairil menambahkan, sebenarnya setiap lapisan masyarakat dapat melihat hasil penampilan masing-masing peserta melalui jurnal online yang telah difasilitasi oleh Panitia, namun memang catatan dalam hasil tersebut tidak dapat dijadikan hasil final, karena hasil final resmi adalah hasil yang telah ditetapkan dewan hakim dan diumumkan secara resmi.
Sumber : inmas sumut
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



