Sofifi, Bimas Islam --- Udara dingin di Gedung DPRD Provinsi Maluku Utara (Malut), Kota Sofifi mendadak hangat ketika Muhammad Humam Rafi'i turun dari panggung Cabang Hafalan 30 Juz dalam Seleksi Tilawatil Qur'an dan Hadis (STQH) Nasional ke-26, Senin (18/10/21).
Suasana hangat terjadi saat remaja 17 tahun asal Batam, Kepulauan Riau ini menyalami dan memeluk erat pelatih dan ibu kandungnya. "Alhamdulillah, lega," kata Humam kepada bimasislam.
Humam mengaku, dirinya menyelesaikan hafalan 30 juz Al-Qur'an dalam waktu 11 bulan. Alumni Pesantren Baitul Hikmah, Kota Batam, Kepulauan Riau ini mengaku bersyukur karena perjuangannya selama mengikuti pelatihan untuk STQH berhasil diamalkan dengan baik.
"Inti menghafal itu kesungguhan dan istikamah," tambahnya.
Sebagai remaja umumnya, Humam pun merasa bosan. Guna menghilangkan bosan itu, Humam mengaku memiliki cara khusus untuk menepisnya.
"Saat bosan, ingat tujuan dan target. Kalau malas, ingat target, insyaallah semangat menghafal akan kembali," tambahnya.
Bagi Humam, tujuan menghafal Al-Qur'an bukanlah untuk dunia. Meski usianya tergolong muda, tujuan yang ingin digapai Humam tergolong mulia.
"Niat terbesar menghafal ingin memberikan mahkota di surga kepada kedua orang tua," katanya penuh tenaga.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



