Bogor, Bimas Islam --- Narasumber pada Coaching Clinic Naskah Islam Berbingkai Moderasi, Febi Dasa Anggraini membagikan kiat menulis efektif kepada Penyuluh Agama Islam di Bogor, Jumat (3/9/21). Menurutnya, kalimat efektif merupakan kunci menarik perhatian pembaca.
"Kalimat efektif itu mampu mengungkapkan perasaan, pikiran, dan gagasan yang tepat dan tidak berpeluang memunculkan ingar atau noise, mewakili secara tepat isi pikiran dari penulis sehingga pembaca membaca dengan mudah dan jelas," kata Febi, bersemangat.
Febi menambahkan, kalimat efektif setidaknya memiliki empat ciri. Ciri ini merupakan acuan untuk mengukur apakah suatu kalimat tergolong efektif atau tidak.
"Jelas subjek dan predikatnya, tidak terdapat subjek ganda, efisien dalam menggunakan kata, memiliki kesejajaran bentuk, dan tegas menonjolkan ide kalimat," ungkap alumni Institut Pertanian Bogor (IPB) ini.
Setelah berhasil membuat tulisan efektif, sambung Editor Senior Balai Pustaka dalam acara yang digelar oleh Subdit Kepustakaan Islam Direktorat Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah ini, seorang penulis harus mampu menghargai pembacanya. Penghargaan tersebut, katanya, dimulai dari kesediaan penulis untuk jujur menyunting tulisannya sendiri.
"Penulis yang baik menghormati pembacanya. Penulis yang baik dan serius menulis akan mengendapkan tulisannya selama beberapa waktu lalu membacanya kembali," tegasnya.
Membaca ulang dan menyunting, pungkas Febi, bertujuan untuk mengurangi kesalahan dan menyempurnakan tulisan.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



