Jakarta, Bimas Islam --- Kasubdit Hisab Rukyat dan Syariah Kemenag, Ismail Fahmi mengajak warga Muslim untuk banyak menyebarkan kebaikan. Menurutnya, hal itu bisa dilakukan dalam beragam cara, seperti berbagi konten syiar Islam di media sosial.
“Era sekarang ini, masyarakat sudah beralih dari cetak ke digital. Bagi saya, dakwah di era sekarang tidak mengenal tempat, justru bisa kita manfaatkan ruang-ruang digital untuk saling berbagi kebaikan,” kata Ismail saat menjadi narasumber Inside Ramadan Spesial Bimas Islam yang tayang di JakTV, Kamis (14/4).
Dalam acara bertema ‘Keutamaan Bulan Ramadan’ ini, Ismail menerangkan, berdakwah melalui media sosial bukan perkara yang perlu diperdebatkan. Dia mengaku, Kemenag sudah sangat aktif menyebarkan syiar agama melalui media sosial.
“Kita di Bimas Islam banyak menerbitkan infografis yang disebarkan melalui media sosial yang kita miliki. Ini bukan sesuatu yang perlu diperdebatkan. Kita ingin memberikan informasi yang menginspirasi bagi pembaca,” katanya.
Dia menambahkan, media sosial mestinya dimanfaatkan untuk diskusi-diskusi yang produktif ketimbang debat-debat yang tidak ada ujungnya. Terkadang, menurutnya, bahasa tulisan tidak bisa menyampaikan seluruh isi pesan yang ingin disampaikan.
“Kalau mau berdakwah melalui media sosial mending hindari perdebatan, karena memang lebih banyak mudarat ketimbang manfaatnya. Belum lagi jika ada typo atau tiba-tiba terkirim pesan yang belum selesai. Meski tangan kita sudah gatal, tapi lebih baik ditahan saja,” katanya.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



