Jakarta, Bimas Islam --- Kepala Subdirektorat Lembaga Tilawah dan Musabaqah Al-Qur'an dan Al-Hadits Rijal Ahmad Rangkuty berharap, program Ngaji Bareng Juara bisa menjadi wadah edukasi kepada masyarakat untuk menambah wawasan dan pengetahuan mengenai pembacaan Al-Qur'an dengan benar, dalam hal ini bidang tajwid.
Hal itu disampaikannya pada acara Penutupan dan Pembacaan Doa Khotmil Qur'an, Ahad (1/5/2022) melalui live streaming youtube Subdit MTQ.
“Kami berharap program ini memberikan edukasi masyarakat, berkontribusi memberikan pengetahuan kaidah tajwid membaca Al-Qur'an dengan benar,” katanya.
Menurutnya, program Ngaji Bareng Juara telah ditonton lebih dari 12 ribu kali selama berlangsung. Pun lebih dari 100 orang melakukan tahsin secara langsung dengan para juara MTQ yang menjadi narasumber setiap harinya.
Selain itu, pelibatan para juara MTQ merupakan kontribusi dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat secara lebih luas sehingga kehadirannya dapat dirasakan manfaatnya.
Program Ngaji Bareng Juara ini juga ditutup dengan pembacaan Doa Khotmil Qur'an yang dipimpin langsung oleh Ustaz Syam Amir Yunus, finalis 30 Juz MTQ Internasional di Iran tahun 2000 dan finalis cabang 20 Juz MTQ Internasional di Makkah, Arab Saudi tahun 1995.
Program yang dilakukan setiap hari selama Ramadan mulai pukul 10.00 WIB hingga pukul 11.30 WIB itu juga mendapat testimoni dari beberapa Kepala Kanwil Kemenag, Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ), Pimpinan Ormas Islam, dan masyarakat umum.
(Anty)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



