Jakarta, Bimas Islam - Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama kembali memggelar Ngaji Tasawuf Bareng Menteri Agama pada Selasa (29/7/2025) di Masjid Al-Ikhlas, Gedung Kementerian Agama RI, Jakarta Pusat. Kegiatan yang dibuka untuk masyarakat umum ini dipimpin langsung Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar.
Dalam tausyiahnya, Menag mengajak jemaah untuk menyelami makna basmalah sebagai pintu menuju pemahaman hakikat kehidupan dalam perspektif tasawuf. "Ada riwayat yang menyebut bahwa rahasia kitab-kitab suci samawi (Taurat, Injil dan Zabur) terangkum dalam dalam Al-Qur’an, yang kemudian dirangkum dalam surah Al-Fatihah, lalu dalam lafaz bismillah, bahkan hingga pada huruf ba dan titik di bawahnya. Titik itulah simbol makna terdalam yang menghubungkan keseluruhan ajaran Al-Qur’an," ungkap Menag.
Menag juga menekankan pesan kasih sayang dalam lafaz basmalah. Menurutnya, sifat rahman dan rahim menunjukkan kelembutan dan cinta kasih Allah kepada seluruh makhluk-Nya. Sifat ini, katanya, harus tercermin dalam perilaku manusia.
“Tidak pantas manusia saling membenci atau memusuhi. Kebencian adalah sifat iblis yang telah Allah laknat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Menag mengajak jemaah untuk memahami hidup sebagai perjalanan ruhani menuju Tuhan. Dikatakannya, dunia ini hanya persinggahan, dan kebahagiaan sejati tidak terletak pada kepemilikan materi, melainkan pada kejernihan hati, keikhlasan, dan rasa cukup dalam hidup.
Ia menggambarkan, sebagaimana titik pada huruf ba, manusia berasal dari satu titik dan akan kembali ke titik yang sama. Itulah simbolisasi perjalanan hidup manusia sebagai makhluk yang diciptakan dan akan kembali kepada Sang Pencipta.
Menutup ceramahnya, Menag menegaskan bahwa tasawuf bukan pelarian dari realitas, tapi cara menyikapi realitas dengan hati yang lapang, penuh rasa syukur, akhlak yang luhur, dan kesadaran bahwa setiap musibah, rezeki, ataupun keberhasilan sejatinya adalah bagian dari kehendak Ilahi.
Acara yang dimulai selepas salat Magrib ini berlangsung khidmat, dan menjadi ruang bagi para jemaah untuk memperdalam relasi spiritual dengan Allah Swt.
Wafa/Mr



