Majalengka, Bimas Islam — KUA Kecamatan Majalengka baru-baru ini meluncurkan Program Bimbingan Remaja Usia Nikah sebagai upaya untuk mempersiapkan para calon pengantin muda menghadapi kehidupan pernikahan secara matang dan bertanggung jawab. Program ini diharapkan mampu membekali para remaja dengan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan agar pernikahan mereka kelak berlangsung harmonis dan sejahtera.
Dalam wawancara eksklusif dengan Kepala KUA Kecamatan Majalengka, Bapak Ucu Sodikin Nurjaman, S.Ag., beliau menjelaskan, “Program ini merupakan salah satu bentuk perhatian kami terhadap meningkatnya angka pernikahan dini. Kami ingin memberikan pemahaman sejak dini tentang pentingnya kesiapan fisik, mental, dan ekonomi sebelum memasuki jenjang pernikahan.”
Lebih lanjut, Ucu Sodikin Nurjaman menegaskan bahwa kegiatan bimbingan ini tidak hanya berfokus pada aspek agama, melainkan juga aspek psikologis dan sosial. “Remaja yang mengikuti bimbingan akan mendapatkan materi seputar komunikasi dalam rumah tangga, manajemen keuangan, serta kesehatan reproduksi. Kami menggandeng tenaga ahli dan psikolog untuk memberikan materi yang komprehensif,” tambahnya.
Menurut salah satu peserta program, Sari (18), bimbingan ini sangat membantu dirinya memahami tantangan yang mungkin dihadapi setelah menikah. “Saya jadi tahu pentingnya komunikasi yang baik dengan pasangan dan bagaimana mengelola keuangan rumah tangga. Sebelumnya saya hanya tahu pernikahan dari cerita orang tua, sekarang saya lebih siap secara mental,” ujarnya.
Program Bimbingan Remaja Usia Nikah di KUA Kecamatan Majalengka ini dijalankan dengan metode interaktif, seperti diskusi kelompok, simulasi, dan sharing session, agar peserta lebih mudah menyerap materi. “Kami berusaha membuat suasana belajar menyenangkan sehingga remaja tidak merasa bosan dan dapat aktif berpartisipasi,” kata Kepala Seksi Bimas Islam, Sofyan Firdaus.
Pihak KUA juga menargetkan bahwa program ini dapat menekan angka perceraian yang kerap kali disebabkan oleh ketidaksiapan pasangan muda. “Pernikahan yang sukses dimulai dari persiapan yang matang. Dengan bimbingan ini, kami berharap para calon pengantin bisa membangun keluarga yang harmonis dan tahan banting menghadapi berbagai tantangan,” jelas Sofyan Firdaus.
Kegiatan bimbingan ini terbuka bagi seluruh remaja usia nikah di wilayah Kecamatan Majalengka dan dilaksanakan secara rutin setiap bulan di kantor KUA setempat. “Kami mengajak semua remaja yang sudah siap menikah atau berencana menikah untuk mengikuti program ini demi masa depan yang lebih baik,” pungkas Ucu Sodikin Nurjaman.
Dengan hadirnya Program Bimbingan Remaja Usia Nikah ini, KUA Kecamatan Majalengka berupaya mewujudkan generasi muda yang tidak hanya siap secara agama, tetapi juga siap menghadapi kehidupan pernikahan dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab.
(Diah/Divya)



