Jakarta, Bimas Islam -- Kementerian Agama melalui Kantor Urusan Agama (KUA) telah menggelar program BRUS (Bimbingan Remaja Usia Sekolah) sebagai edukasi bagi masyarakat usia sekolah untuk menyiapkan pernikahan.
Kepala KUA Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Nusirwan mengatakan, pernikahan harus dipersiapkan dengan matang, tidak sekadar mengikuti tren.
Hal itu disampaikannya dalam program OBSESI (Ngobrol se-Jam Soal Islam) yang ditayangkan di kanal YouTube Bimas Islam TV, Jumat (5/5/2023).
Ia mengungkapkan, ada dua hal yang harus dipastikan sebelum melakukan pernikahan, yakni kesiapan jasmani dan kesiapan rohani. Menurutnya, kedua hal tersebut penting dipersiapkan untuk membentuk keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah.
"BRUS ini kita jadikan edukasi bagi mereka yang berusia nikah. Kita edukasi mereka bahwa pernikahan tidak hanya ikut-ikutan. Nikah itu harus ada persiapan rohani dan jasmani," jelasnya.
Ia juga menyampaikan, untuk membangun rumah tangga yang tenteram, diperlukan komitmen untuk saling membahagiakan.
"Agar rumah tangga mencapai tujuan bahagia dan sakinah, mawaddah, warahmah, pasangan suami dan istri harus berkomitmen masing-masing untuk saling memberi kebahagiaan kepada pasangannya," ujarnya.
Msk/Mr



