Jakarta, Bimas Islam -- Optimalisasi infrastruktur digital menjadi poin penting kesuksesan Program Literasi Zakat dan Wakaf.
Hal itu disampaikan Kepala Subdirektorat Edukasi, Inovasi, dan Kerja Sama Zakat dan Wakaf, Wida Sukmawati secara virtual pada kegiatan Kelas Literasi Zakat dan Wakaf Provinsi Papua Barat, Kamis (6/7/2023).
“Infrastruktur digital bagian penting dari Program Zawa, termasuk penggunaan perangkat digital dan penguatan konten tentang zakat dan wakaf di media sosial. Kalau ini dioptimalkan, maka pemahaman terkait zakat dan wakaf bisa tersalurkan secara masif di ruang digital,” ulasnya.
Wida Sukmawati berharap, Penyuluh Agama Islam (PAI) mesti ikut berkontribusi menyampaikan pentingnya pemahaman zakat dan wakaf ke masyarakat.
“Kami memberikan keleluasaan kepada para Penyuluh Agama Islam untuk menyebarkan konten-konten terkait literasi zakat dan wakaf kepada masyarakat,” tandasnya.
Lebih lanjut diterangkan Wida Sukmawati, Program Literasi Zakat dan Wakaf bertujuan membangun kesadaran masyarakat untuk berzakat dan berwakaf.
“Pemahaman umum masyarakat masih seputar kewajiban zakat dan wakaf. Karenanya, program ini bertujuan untuk membangun kesadaran masyarakat terkait pentingnya berzakat dan berwakaf,” ujarnya.
Fn/Wcp



