Maros, Bimas Islam --- Kantor Kementerian Agama Kabupaten Maros bersama Badan Diklat Keagaman (BDK) Makassar menggelar pelatihan manajemen zakat. Kepala Kankemenag Kabupaten Maros Muhammad Tonang mengatakan, pelatihan dilakukan untuk mengoptimalkan pengelolaan zakat di Kabupaten Maros.
“Kabupaten Maros memiliki potensi zakat yang tinggi, namun pengelolaannya belum maksimal,” katanya melalui keterangan tertulis di Maros, Makassar, Rabu (9/6).
Pelatihan yang diikuti 30 peserta, merupakan penghulu dan Penyuluh Agama Islam (PAI) dari 14 Kecamatan se-Kabupaten Maros.
“Penghulu dan PAI telah diamanahkan memiliki tugas, tanggung jawab, dan wewenang dalam melakukan pengawasan langsung tentang zakat di tengah masyarakat. Maka pelatihan manajemen zakat ini tentu bermanfaat dalam memberi bekal dan menyegarkan kembali pengetahuan tentang zakat,” ujarnya.
Tonang menyatakan penghulu dan PAI selain sebagai pelayan keagamaan di masyarakat, adalah seorang intelektual yang dalam tugasnya memberi pencerahan pengetahuan di masyarakat, termasuk tentang pentingnya zakat.
“Peran mereka sangat sentral di tengah masyarakat. Oleh karena itu pelatihan ini sebagai bentuk peningkatan keilmuan bagi PAI dan penghulu,” pungkasnya.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



