Jakarta, Bimas Islam --- Menjenguk dan mengunjungi orang sakit merupakan perbuatan mulia yang sangat dianjurkan, terutama bagi orang yang masih memiliki hubungan dekat, seperti saudara, teman, tetangga, guru, murid dan lain sebagainya. Menjenguk orang sakit memiliki keutamaan dan pahala yang sangat besar di sisi Allah. Berikut pahala menjenguk orang yang sedang sakit, sebagaimana disebutkan dalam hadis-hadis Nabi Saw.
Pertama, menjenguk orang sakit merupakan ibadah dan sarana mendekatkan diri kepada Allah. Dalam hadis qudsi riwayat Imam Muslim dari Abu Hurairah, dia berkata bahwa Nabi Saw bersabda:
Sesungguhnya Allah berfirman pada hari kiamat; Wahai anak Adam, Aku sakit namun kamu tidak menjenguk-Ku. Ia berkata; Wahai Tuhanku, bagaimana aku menjenguk-Mu sementara Engkau adalah Tuhan alam semesta? Allah berfirman; Tidakkah kamu tahu bahwa hamba-Ku fulan sakit tapi kamu tidak menjenguknya. Tidakkah kamu tahu, bila kamu menjenguknya niscaya kamu akan mendapati-Ku ada di sisinya?
Kedua, mendapatkan doa ampunan dari para malaikat. Ini sebagaimana riwayat yang disebutkan oleh Imam Al-Suyuthi dalam kitab Lubab Al-Hadis berikut:
Siapa yang menjenguk orang sakit yang shalih, maka keluar bersamanya tujuh puluh malaikat yang memintakan ampun untuknya, dan mereka keluar dari rumahnya orang sakit itu bersamanya dan mereka masuk ke rumahnya.
Ketiga, mendapatkan rahmat dari Allah. Ini sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Imam Ahmad dari Abu Umamah, dia berkata bahwa Nabi Saw bersabda:
Orang yang mengunjungi orang sakit itu berjalan di dalam rahmat Allah, dan Rasulullah Saw meletakkan tangannya di atas pinggangnya, kemudian beliau bersabda; Seperti ini mendatangi dan membelakangi, dan jika dia duduk di sampingnya (orang yang sakit), maka rahmat Allah telah meliputinya.
Keempat, orang yang berjalan dalam rangka menjenguk orang sakit, maka sama seperti di taman surga. Ini sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Imam Muslim dari Tsauban, bahwa Nabi Saw bersabda:
Orang yang menjenguk orang sakit, maka dia berjalan di taman surga sampai dia kembali.
Demikian keutamaan dan pahala orang yang menjenguk orang sakit. Kita sangat dianjurkan untuk menjenguk orang yang sedang sakit. Bahkan menurut sebagian ulama, menjenguk orang sakit merupakan sebuah kewajiban yang harus dilakukan karena hal ini bagian dari salah satu hak bagi seorang muslim terhadap muslim lainnya yang perlu ditunaikan.
(Tim Layanan Syariah)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



