Jakarta, Bimas Islam -- Penyuluh Agama Islam (PAI) Award 2023 Tingkat Nasional resmi ditutup pada Rabu, 9 Agustus 2023 di Jakarta. Terdapat tujuh kategori yang diperlombakan dalam perhelatan tersebut, yaitu Peningkatan Literasi Al-Qur’an, Kesejahteraan Masyarakat, Pemberdayaan Ekonomi Umat, Pendampingan Kelompok Rentan, Penegakan Hukum, Metode Penyuluhan Baru, dan Pelestarian Lingkungan.
Dalam sambutannya, Menag Yaqut Cholil Qoumas berharap adanya penambahan kategori penghargaan, yakni kategori Moderasi Beragama.
“Tahun depan, saya harap ada penghargaan untuk kategori Moderasi Beragama,” pinta pria yang akrab disapa Gusmen.
“Di tengah masyarakat, kerap muncul pertengkaran yang disebabkan oleh perbedaan dalam memahami agama. Penyuluh harus hadir memberi jawaban atas persoalan tersebut,” imbuhnya.
Menurutnya, perbedaan adalah keniscayaan. “Berbeda itu hal biasa. Untuk itu, tidak boleh ada kelompok mengklaim pemahamannya paling benar,” tandasnya.
Gusmen menambahkan, agama datang untuk menyempurnakan akhlak.
“Bangsa ini memiliki warisan budi pekerti yang luhur. Sejak dulu, di Jawa, telah dijunjung nilai-nilai akhlakul karimah. Jadi, Islam datang untuk menyempurnakan akhlak, bukan membentuk akhlak baru,” pungkasnya.
Ba/Wcp
*Fotografer: Rizal
*Fotografer: Rizal



