Banjarnegara, Bimas Islam -- Kasi Bimas Islam Kemenag Banjarnegara, Ali Mustofa menyampaikan, kegiatan Penyuluh Agama Islam (PAI) Award tingkat Kabupaten Banjarnegara Tahun 2023 digelar sebagai bentuk apresiasi atas kinerja penyuluh. Menurutnya, kegiatan PAI Award juga dapat memberi motivasi dan kontribusi positif bagi langkah nyata penyuluh dalam membangun negara.
Hal itu disampaikannya dalam kegiatan PAI Award tingkat Kabupaten Banjarnegara Tahun 2023 di Banjarnegara, Kamis (14/06/2023).
Menurut Ali, kehadiran PAI di Banjarnegara sudah dapat dirasakan masyarakat, bahkan oleh lintas sektor dengan beragam program yang dijalankan.
“Eksistensi PAI Kabupaten Banjarnegara sudah mendapat pengakuan nyata dari lintas lembaga, lintas sektoral, sebagaimana program Kopi Seceting (Komunitas Penyuluh Agama Islam Serius Cegah Stunting) menjadi program inovasi unggulan dalam kegiatan Kabupaten Layak Anak (KLA) dan RIRA (Rumah Ibadah Ramah Anak),” kata Ali.
Oleh karena itu, menurut Ali, prestasi penyuluh ini harus mendapat apresiasi, sehingga mampu menambah motivasi bagi penyuluh itu sendiri, agar penyuluh makin semangat dalam berkarya dan membimbing masyarakat.
Kasi Bimas ini juga menyampaikan, Kegiatan PAI Award sebelumnya bernama Pemilihan Penyuluh Teladan dengan berbagai kategori berjenjang mulai dari tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional.
“PAI Award ini sebelumnya bernama Pemilihan Penyuluh Teladan. Tahun ini, untuk PAI Award ada tujuh kategori, di antaranya Bebas Buta Aksara al-Quran, Cegah Stunting, Pemberdayaan Ekonomi, Pendampingan Hukum/Advokasi, Pelestarian Lingkungan Hidup, dan Penyuluhan Berbasis Teknologi Informasi," jelasnya.
Pembukaan PAI Award dihadiri para juri, Ketua STIE Taman Siswa Banjarnegara (Tambara) mewakili akademisi, PWI (Persatuan Wartawan Indonesia), dan tokoh masyarakat. Tidak hanya itu, para PAI Fungsional (PAIF) se-Kabupaten Banjarnegara dan PAI non PNS tampak mengikuti acara.
Ba/Mr



