Batanghari, Bimas Islam --- Penyuluh Agama Islam (PAI) di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari terus memberantas buta huruf Al-Qur'an lewat program 'Ngaji Malam'.
Koordinator PAI KUA Bajubang, Leniyati menjelaskan, program Ngaji Malam ini dilakukan setiap malam oleh para penyuluh dengan mengajarkan baca tulis Al-Qur'an. Program ini sukses meminimalisir generasi buta huruf Al-Qur'an.
"Kita punya program Ngaji Malam. Program ini kita galakkan sejak 2021 ini, dan memang sasaran kita adalah anak-anak di sekitar kita. Setiap malam berkumpul baik di rumah kita, kadang di musala," ujar Leni kepada _bimasislam_ di KUA Bajubang, Kamis (2/12).
Leni mengungkapkan mengapa program Ngaji Malam ini hanya menyasar anak-anak kecil. Menurutnya, hal ini dilakukan lantaran usia muda adalah usia yang tepat untuk belajar membaca dan menulis, termasuk belajar membaca huruf-huruf Al-Qur'an.
"Kalau misalnya ada orang dewasa yang mau ikut mengaji, kita silakan saja. Kita tidak larang mereka, justru kita terbuka dan sangat senang menerima mereka, apalagi jika belajarnya itu atas kemauan mereka sendiri. Berarti ada kesadaran dalam dirinya yang perlu kita bantu untuk istikamah," katanya.
Leni berharap, melalui program Ngaji Malam ini bisa menjadi penambah pahala bagi penyuluh. Selain itu, ia juga berharap lahir generasi-generasi yang paham dengan Al-Qur'an, bukan hanya membaca saja, tetapi bisa memahami isi dan mengaplikasikan dalam kehidupan.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



