Rembang, Bimas Islam --- Penyuluh Agama Islam (PAI) pada Kantor Urusan Agama (KUA) Sarang I menginisiasi gerakan peduli kaum disabilitas. Gerakan ini dimulai dengan mengunjungi salah satu penyandang disabilitas, Asmi, gadis Desa Banowan, Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang.
“Mbak Asmi memiliki semangat hidup yang luar biasa. Keinginannya bisa sekolah seperti teman-teman pada umumnya membuat dia tidak putus asa,” kata PAI KUA Sarang I Endang dalam keterangan tertulis di Rembang, Kamis (3/2).
Ia bercerita, Asmi diasuh oleh ibunya, orang tua satu-satunya yang yang merawat dann mendampingiya sejak kecil. “Beberapa bulan yang lalu, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Gus Yasin memberi kursi roda. Asmi sangat senang. Itu merupakan hadiah yang terindah baginya,” ucap Endang.
Sementara untuk memberikan dukungan moril dan semangat, PAI KUA Sarang I dipimpin oleh Endang berkunjung ke rumah Asmi untuk menunjukkan empati dan motivasi atas ketegaran Asmi dan orangtuanya.
“Beberapa hari lalu, kami ke rumah Mbak Asmi. Kami memberikan motivasi kepada Mbak Asmi dan ibunya agar selalu semangat dan tabah dalam menjalani hidup. Semoga Allah selalu melindunginya,” kata Endang.
Dalam kunjungan ini, Endang bersama PAI KUA Sarang I memberikan sedikit bingkisan sembako kepada keluarga Asmi.
Endang mengatakan, kaum disabilitas perlu menjadi perhatian masyarakat, utamanya para penyuluh. Sebab, mereka cenderung tersisihkan dari masyarakat. “Karena itu, kita dekati mereka dan kita berikan motivasi dengan pendekatan keagamaan kepada mereka,” kata Endang.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



