Jakarta, Bimas Islam --- Penyuluh Agama Islam (PAI) di Kantor Urusan Agama (KUA) Sewon menggalakkan program ‘ Spirit Ekonomi Umat’. Program yang diinisiasi Rustam Nawawi, PAI non PNS di KUA Sewon ini bertujuan mengedukasi dan mengenalkan kepada masyarakat tentang produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
“Melalui program Spirit Ekonomi Umat ini, kami mencoba mengenalkan produk-produk penerima bantuan KUA Percontohan Ekonomi Umat kepada setiap pengunjung ke KUA Sewon, dan secara luas melalui live streaming di akun Youtube KUA Sewon,” ujar Rustam kepada bimasislam melalui pesan tertulis di Bantul, Senin (29/11).
Rustam yang merupakan salah satu peserta terbaik pada Bimtek Penyuluh Pendamping KUA Percontohan Ekonomi Umat yang digelar Kemenag pada awal November ini mengatakan, di era digital seperti sekarang, kemudahan masyarakat dalam mengakses video _streaming_ harus dimanfaatkan dengan bijak, salah satunya dengan pengenalan produk UMKM melalui program Spirit Ekonomi Umat yang diusungnya.
“Program Spirit Ekonomi Umat ini menjadi motivasi bagi Penyuluh Agama Islam, terutama di bidang media. Kita sudah membentuk tim media dari 11 KUA yang mengikuti bimtek di Jakarta awal bulan November. Semoga kita semua ikut andil bisa menyukseskan program ini. Apalagi nanti ada 100 sampai 1000 KUA, banyangkan kalau tim medianya aktif semua,” jelasnya.
Secara teknis, Rustam menjelaskan, program Spirit Ekonomi Umat yang telah berlangsung sejak pertengahan November ini akan menyesuaikan dengan jadwal narasumber. Tetapi pada prinsipnya, ia menargetkan program Spirit Ekonomi Umat ini bisa dilakukan sekali dalam dua pekan.
"Untuk tahap awal kita menyesuaikan jadwal narasumber. Nantinya narasumber berasal dari penerima bantuan, pendamping IZI (Inisiatif Zakat Indonesia), LKK NU, Kepala KUA Sewon, Penyuluh Pendamping KUA Sewon, akademisi, termasuk dari Kemenag, dan tamu yang berkunjung ke KUA Sewon. Ini sudah mendapatkan dukungan dan respons baik dari Kepala KUA Sewon Mustafid Amna,” kata Rustam.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



