Malang, Bimas Islam --- Penyuluh Agama Islam (PAI) PNS dan non-PNS Kabupaten Malang menunjukkan solidaritas dan kebersamaan dengan memberikan bantuan senilai 12,8 juta rupiah kepada korban gempa di Malang dengan skala 6,1 SR beberapa waktu lalu. Bantuan diberikan kepada PAI yang terdampak gempa dan masyarakat sekitar.
"Kami melalukan penggalangan dana dan terkumpul sebesar 12,8 juta rupiah. Kami fokuskan untuk membantu PAI non-PNS dan masyarakat di Kecamatan Ampelgading, Tirtoyudo, Sumbermanjing Wetan, dan Turen karena terdampak cukup berat," ungkap Ketua Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Kabupaten Malang, M. Asrorur Robbani di Malang melalui pesan tertulis kepada bimasislam, Sabtu (8/5/21).
Sementara itu, Ketua Pokjaluh Jawa Timur, Syaifuddin Ma'arif memberikan apresiasi atas bantuan yang diberikan Penyuluh. Menurutnya, ini menjadi bukti pelayanan dan kehadiran Penyuluh di masyarakat.
"Ini membuktikan kalau Penyuluh Agama Islam bisa hadir di mana saja dan memberikan manfaat bagi orang lain. Saat menyampaikan bantuan pada Jum'at (7/5/21), saya melihat langsung kondisi kerusakan rumah di Desa Kepatihan Kecamatan Tirtoyudo," terang Syaifuddin.
Hadir dalam penyerahan bantuan tersebut, Kepala KUA Kecamatan Tirtoyudo, Khoirul Huda dan PAI dari Pokjaluh dan Forum Komunikasi PAI Kabupaten Malang.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



