Jakarta, Bimas Islam --- Sekretaris Ditjen Bimas Islam, M. Fuad Nasar memprediksi pandemi Covid-19 yang berkepanjangan akan mengakibatkan deretan orang miskin bertambah secara signifikan. Fenomena kekerasan, kejahatan dan krisis rumah tangga akibat kesulitan ekonomi, pengangguran dan kemiskinan juga akan semakin meningkat.
"Oleh karena itu, diperlukan langkah sinergis yang dilakukan oleh lembaga formal yang berwenang membuat kebijakan dalam hal ini jajaran pemerintah dan lembaga yang bergerak di bidang sosial dan kemanusiaan untuk mengatasi dampak pandemi Covid ini," ujar Fuad kepada tim pemberitaan Bimas Islam di Jakarta, Kamis (17/6).
Fuad mengimbau kepada masyarakat untuk menjalankan pola hidup sederhana dan tidak pamer kemewahan bagi mereka yang mempunyai rezeki berlebih.
"Mari memberikan empati dan bantuan sesuai kemampuan untuk menyelamatkan warga masyarakat yang terdampak akibat Covid-19," imbuhnya.
Menurut Fuad, program organisasi pengelola zakat yang memberi solusi jangka pendek terhadap kebutuhan hidup warga miskin harus mendapat alokasi yang besar. Kontribusi zakat saat ini terhadap pertumbuhan ekonomi makro akan bergeser ke arah mikro yaitu penyelamatan hidup manusia dan kemanusiaan sampai tiba saatnya nanti titik balik yang normal.
"Saya optimis, gerakan zakat asal fokus, akan mampu mengatasi sebagian masalah sosial dan kemiskinan yang terjadi di negara kita, terlebih saat situasi sulit karena pandemi Covid-19 yang belum berakhir hingga kini," tutupnya.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



