Jakarta, Bimas Islam --- Dirjen Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin memimpin secara langsung rapat persiapan Seleksi Tilawatil Qur'an dan Hadis (STQH) Tingkat Nasional ke-26. Dirjen mengawali rapat dengan memberikan apresiasi kepada Panitia Pusat yang telah melakukan sejumlah persiapan.
"Terima kasih atas kerja keras semua panitia. Rapat ini merupakan sarana saling mengingatkan agar semuanya berjalan dengan baik," ungkap Dirjen di Kantor Kementerian Agama Pusat, Jalan MH. Thamrin 6, Jakarta Pusat, Selasa (21/9/21).
Dirjen mengajak panitia untuk berpikir secara cepat dan tepat mengingat STQH ke-26 yang akan dihelat di Sofifi, Maluku Utara pada 14-23 Oktober 2021 masih dalam suasana pandemi Covid-19.
"STQH ini kegiatan besar dan nasional. Mari berpikir secara detil dan teknis hingga ke poin terkecil," tambahnya.
Dirjen menambahkan, Kemenag tengah mengupayakan aplikasi untuk memantau kondisi kesehatan seluruh pihak yang terlibat dalam STQH. Guna mengoptimalkan ini, Kemenag akan menggandeng Kemenkes.
"Semua wajib PCR dan minimal vaksin dosis pertama. Kita memastikan agar tidak ada klaster baru dari STQH Nasional ke-26 ini," tegas Dirjen menyampaikan arahan.
Hadir dalam rapat yang menerapkan protokol kesehatan ini, Direktur Penerangan Agama Islam, Syamsul Bahri, Kasubdit Lembaga Tilawah dan Musabaqah Al-Qur'an dan Al-Hadis, Rijal Ahmad Rangkuty dan Panitia Pusat STQH Nasional ke-26.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



