Prabumulih, Bimas Islam --- Penyuluh Agama Islam Kota Prabumulih, Muhammad Abrori mendirikan Majelis Taklim (MT) Sahabat Tuli Prabumulih. MT yang didirikan pada November 2019 ini merupakan wujud kepedulian dan perhatiannya kepada masyarakat terutama penyandang disabilitas rungu.
"Saya mendirikan MT Sahabat Tuli Prabumulih karena keluhan dari jemaah yang anaknya disabilitas rungu. Anaknya sempat kabur dari rumah ikut temannya yang beda agama. Kedua, saya prihatin kurangnya ilmu agama yang dimiliki anak disabilitas rungu. Tidak ada yang membimbing mereka untuk belajar agama setelah lulus dari Sekolah Luar Biasa (SLB)," ungkap Abrori di Prabumulih melalui pesan tertulis kepada bimasislam, Kamis (8/7/21).
Melalui MT Sahabat Tuli Prabumulih, Abrori memberikan beragam pendidikan kepada anak-anak disabilitas. Berbekal dari ilmu yang didapatkan di modul bahasa isyarat, Abrori mengajarkan cara membaca Al-Qur'an.
"Jemaahnya alumni Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Prabumulih khususnya disabilitas rungu. Kita memberikan bimbingan dan penyuluhan (Bimluh) agama Islam berupa baca tulis Al-Qur'an, akidah akhlak, dan fikih ibadah," tambahnya.
Abrori menjalankan misi mulianya ini empat kali dalam satu bulan setiap hari Minggu. Mulanya, Abrori menggunakan aula SLBN Prabumulih. Seiring berjalannya waktu, Abrori memindahkan lokasi Bimluh di kediamannya.
"Membina dan mendidik para disabilitas rungu tentu bukan hal yang mudah. Perlu ketekunan, keterampilan, kesabaran, metode, konsep yang berbeda, dan semangat yang besar. Butuh energi lebih besar dibanding membina majelis taklim yang anggotanya bukan disabilitas," pungkasnya.
Dalam memberikan Bimluh ini, Abrori menggunakan beragam cara. Selain manual, Abrori juga menggunakan video pendek, gambar, dan peraga lainnya.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



