Jakarta Timur, Bimas Islam --- Tingginya kasus kematian akibat pandemi Covid-19 membuat Penyuluh Agama Islam di KUA Pasar Rebo, Jakarta Timur tergerak menjadi relawan pemulasaraan jenazah terpapar Covid-19. Sebelum terjun sebagai relawan, Penyuluh Agama terlebih dahulu mendapatkan pelatihan.
"Ada tiga Penyuluh Agama di Kecamatan Pasar Rebo yang terlibat secara aktif membantu masyarakat terkait pemulasaraan jenazah Covid-19. Mereka sudah mendapatkan training dan SK," ungkap Lilih Rahmawati, Penyuluh Agama di Pasar Rebo melalui pesan tertulis kepada bimasislam, Jumat (17/7/21).
Lilih menambahkan, tiga Penyuluh Agama bergabung dengan relawan lain yang direkrut oleh Pemerintah Kecamatan Pasar Rebo, Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo, dan Kasatpel Tanhut Kota Jakarta Timur.
"Masing-masing kelurahan di Pasar Rebo mengirimkan 10 relawan, yaitu Kelurahan Pekayon, Kalisari, Cijantung, Baru, dan Gedong," tambahnya.
Sementara itu, tiga orang Penyuluh Agama yang terpilih sebagai Tim Pemulasaraan Jenazah Kecamatan Pasar Rebo adalah Hasbullah, Maulana Ria, dan Yanti Heryanti.
"Data terakhir ada 49 jenazah yang ditangani Tim Pemulasaraan Jenazah ini. Ada juga Tim Ahli, Ustaz Syawaldi yang merupakan Penghulu di KUA Ciracas," pungkas Lilih.
Pandemi Covid-19 telah merenggut banyak korban. Gerakan Penyuluh Agama yang terlibat sebagai relawan pemulasaraan jenazah merupakan bukti hadirnya Kementerian Agama di tengah masyarakat.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



