Banjarmasin, Bimas Islam– Subdirektorat Bina Keluarga Sakinah Kementerian Agama mendorong peran strategis Peer Educator sebagai penyebar pesan edukatif di media sosial. Kasubdit Bina Keluarga Sakinah, Zudi Rahmanto menyebut, Peer Educator dapat menjadi influencer positif bagi rekan sebayanya.
“Mereka memiliki potensi besar untuk mengisi media sosial dengan konten kreatif yang sarat nilai positif, sehingga berdampak luas bagi remaja lainnya,” ujar Zudi dalam Program Peer Educator Bimbingan Remaja, Senin (18/12/2024) di Banjarmasin. Kegiatan tersebut dihadiri siswa dari MAN 1, MAN 2, dan MAN 3 Banjarmasin.
Zudi menjelaskan, Peer Educator diharapkan menciptakan konten yang membahas isu penting seperti bahaya perkawinan anak, risiko seks bebas, dan ancaman penyalahgunaan narkoba. Dengan kedekatan mereka terhadap dunia digital, Peer Educator diyakini mampu menyampaikan pesan dengan lebih efektif.
“Remaja lebih mudah menerima pesan dari teman sebayanya. Karena itu, Peer Educator menjadi media yang sangat efektif untuk menyampaikan nilai-nilai edukatif dan inspiratif,” ujar Zudi.
Dalam pelatihan tersebut, para Peer Educator dibekali berbagai keterampilan, seperti pengambilan keputusan yang bijak, pengendalian emosi, dan kemampuan membangun hubungan yang sehat.
“Harapan saya, mereka dapat menjadi tutor sebaya yang mampu menginspirasi teman-temannya, membangun jejaring kebaikan, dan mengisi media sosial dengan konten bermutu untuk menciptakan generasi remaja berkualitas,” tutupnya.
Msk/Mr



