Bandung, Bimas Islam --- Pegawai Kementerian Agama Jawa Barat mulai menerima vaksin Covid-19, yang bertempat di halaman Gedung Pakuan Bandung. Proses vaksinasi dibagi dalam 2 sesi yaitu sesi pertama pada Jumat (13/3) lalu, dan sesi kedua pada hari ini, Senin (15/3).
Kasubbag Hukum dan Kerukunan Umat Beragama yang juga sebagai Ketua Satgas Covid-19 Kemenag Jawa Barat, Haidar Yamin Mustafa mengatakan tidak hanya pegawai Kemenag Jabar saja yang menerima vaksin, namun juga bagi para tokoh agama.
"Hari ini juga kita fokuskan pada pemuka agama untuk dapat menerima vaksin, karena para pemuka agama ini setiap harinya pasti melayani masyarakat sehingga mereka termasuk orang yang beresiko tinggi terkena Covid-19," jelas pria yang akrab disapa Dadi ini.
Dadi menjelaskan bahwa sebelum dilaksanakannya Vaksin Covid-19, masing-masing peserta diperiksa terlebih dahulu kesehatannya. Mulai dari pengukuran tensi, suhu tubuh, dan screening kesehatan peserta.
"Setelah divaksin, peserta juga harus menunggu 30 menit untuk observasi reaksi vaksin tersebut karena setiap orang pasti berbeda-beda," tuturnya.
Dadi turut mengajak kepada seluruh masyarakat Jawa Barat untuk bersedia mengikuti vaksinasi agar terhindar dari Covid-19 dan imunitas tubuh semakin meningkat.
Ia bersyukur pelaksanaan vaksin Covid-19 yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dapat berlangsung dengan baik dan lancar.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



