Batam, Bimas Islam -- Mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Batam, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam (Kasi Bimas Islam) Muhammad Dirham mengatakan, pelatihan mubalig sangat penting untuk peningkatan kualitas, khususnya di era digital. Ia berharap, para mubalig dapat menyampaikan dakwah yang baik dan menyesuaikan dengan perkembangan zaman.
“Sekarang zamannya digital. Mubalig harus bisa menyampaikan dakwah dengan baik serta menyesuaikan dengan perkembangan zaman,” jelasnya dalam kegiatan Pelatihan Persatuan Mubalig Batam (PMB) Tahun 2023 yang digelar di Harris Hotel Batam Center, Jl. Engku Putri, Teluk Tering, Kecamatan Batam Kota, Kota Batam, Kepulauan Riau, Senin (6/3/2023) pagi.
Ketua PMB Kota Batam Suyono menimpali, sangat penting bagi mubalig untuk meningkatkan kapabilitas dan kualitas keilmuan guna menghadapi tantangan ke depan. Ia menyarankan para mubalig untuk menambah wawasan dengan banyak membaca dan selalu aktif mencari sumber rujukan dalam berdakwah.
“Harus banyak membaca dan selalu mencari referensi,” harapnya.
Suyono juga tidak lupa mengingatkan untuk berlaku layaknya panutan dalam masyarakat, misalnya dengan aktif di masjid, sehingga tidak menjadi persoalan dalam masyarakat. Ia meminta para mubalig untuk memanfaatkan teknologi guna memperkuat literasi.
“Jangan jadi bagian masalah di tengah kehidupan masyarakat. Manfaatkan teknologi atau sarana digital serta terus lakukan penguatan literasi,” pungkasnya.
Wali Kota Batam diwakili Asisten Pemerintahan Setdako Batam Yusfa Hendri mengapresiasi keberadaan PMB yang memiliki anggota dengan latar organisasi keislaman yang beragam. Ia menekankan pentingnya sinergi dari para mubalig, ulama, tokoh agama dan ormas. Menurutnya mubalig merupakan cahaya penerang, penyambung lidah, penyampai atau pembawa ilmu, serta perpanjangan tangan kebijakan pemerintah.
Keberadaan mubalig, imbuhnya, memiliki peran penting dalam menangkal berbagai dampak negatif arus globalisasi yang membuat kehidupan dewasa ini seakan tanpa batas.
Ba/Mr



