Tegal, Bimas Islam --- Perempuan 50-an tahun ini bergegas sejak pagi. Berbekal senyum dan semangat, ia menuju ke salah satu pusat keramaian Kota Bahari, Terminal Bus. Darsiti, nama perempuan itu, tidak membawa dagangan asongan. Perempuan bergelar Sarjana Agama ini mengantarkan cahaya untuk para pedagangan asongan, pengemis, dan kaum marginal lainnya.
Di Terminal Bus Kota Tegal itu, Darsiti sudah ditunggu puluhan warga binaan. Berbekal niat tulus, Darsiti membawa asa yang mulia untuk memberantas buta huruf Al-Qur'an.
"Terminal ini jarang disentuh para pendakwah. Padahal, di sana ada banyak warga yang membutuhkan dakwah, seperti pedagang asongan, pengemis, dan kaum kurang beruntung lainnya. Setiap Jumat pagi dari Jam 09.00-11.30 WIB, saya datang untuk mengajar Al-Qur'an menggunakan metode Iqro'," kata Darsiti kepada Bimas Islam, Selasa (9/3/21).
Bekerja sama dengan berbagai pihak seperti Kantor Kementerian Agama Kota Tegal, Darsiti mengelolaTaman Baca Masyarakat (TBM) Sakila Kerti. Persis di tengah Terminal Kota Tegal ini, Darsiti setia menunggu peserta binaan.
"Saat menunggu bus, mereka saya ajarkan mengaji. Saat bus datang, mereka berhamburan masuk ke dalam bus untuk menjajakan dagangan. Tidak ada target, mereka belajar sesuai kemampuan," tambahnya.
Darsiti yang sudah menjadi Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama selama 11 tahun ini mengaku, pengalaman yang paling mengesankan terjadi saat mengajarkan cara membaca Al-Qur'an kepada binaan di Terminal Kota Tegal. Ia mengaku, banyak momen mengesankan saat bersama peserta binaan.
"Paling mengesankan saat melakukan program Ngater Teko (Ngaji di Terminal Kota Tegal) ini. Saya sangat bangga kepada peserta binaan. Apalagi saat ada yang mengalami kenaikan tingkat atau saat kita adakan khataman Al-Qur'an bersama seluruh peserta binaan di tingkat kecamatan," pungkas perempuan kelahiran 1 Mei 1970 ini.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



