Bulukumba, Bimas Islam – Program KUA Pemberdayaan Ekonomi Umat Kementerian Agama (Kemenag) terus mendorong munculnya usaha kreatif di masyarakat. Salah satu penerima manfaat, Andi Maulidya (30), pelaku usaha muda dari Bulukumba, Sulawesi Selatan, berhasil mengembangkan bisnis buket bunga dengan merek "Lani Flowers" hingga mencapai omzet 5 juta rupiah per bulan.
Berawal dari hobi merangkai bunga pada 2016, Maulidya kini sukses mengubah kegemarannya menjadi sumber penghasilan. Program pemberdayaan ekonomi telah membantu meningkatkan kualitas produk dan memperluas jaringan pemasaran usahanya.
“Awalnya saya hanya merangkai bunga untuk teman dan keluarga sebagai hadiah ulang tahun atau perayaan. Tidak pernah terpikir bahwa ini akan menjadi usaha,” ujar Maulidya kepada wartawan di Bulukumba, Selasa (29/10/2024).
Sejak menjadi penerima manfaat program ini pada 2023, Maulidya mendapat akses modal, pelatihan bisnis, dan keterampilan baru. Pendapatannya pun meningkat dari 2–3 juta rupiah per bulan menjadi 4–5 juta rupiah per bulan. Harga buket bunga dipatok antara 100–150 ribu rupiah, dengan pelanggan dari kalangan mahasiswa dan instansi pemerintahan, seperti Kantor Dukcapil dan BPJS.
“Setelah menerima bantuan, pendapatan bulanan saya meningkat dari sebelumnya 2-3 juta menjadi 4-5 juta per bulan,” ungkapnya.
Maulidya juga mempelajari cara mengelola keuangan, merencanakan produksi, dan memasarkan produknya melalui media sosial. Dukungan dari KUA Ujung Bulu dan LAZ Baitul Maal Hidayatullah berupa pelatihan keterampilan dasar, modal usaha, dan pendampingan manajemen membantu usahanya tumbuh pesat.
“Dengan adanya pelatihan, saya jadi lebih tahu cara memperhitungkan biaya dan menetapkan harga yang sesuai. Selain itu, pelatihan pemasaran digital membuat usaha saya lebih dikenal, sehingga pelanggan semakin banyak,” katanya.
Setahun setelah menerima pembinaan dan evaluasi dari KUA Ujung Bulu, usaha buket bunga Maulidya kini diminati berbagai kalangan untuk keperluan perayaan, pernikahan, dan acara spesial lainnya. Inovasi dan ketekunan Maulidya turut meningkatkan kesejahteraan keluarganya dan memajukan potensi usaha kreatif di Bulukumba.
Kepala KUA Ujung Bulu, Ansar Mahdy, menyatakan bahwa program ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara nyata. “Keberhasilan ini diharapkan menginspirasi masyarakat untuk memanfaatkan peluang usaha yang tersedia dan mengembangkan kreativitas di bidang usaha yang diminati,” ujarnya.
Wcp/Mr



