Makassar, Bimas Islam -- Kabid Penais Zawa Kanwil Kemenag Sulawesi Selatan Abdul Gaffar mendorong keterlibatan para penyuluh agama dan optimalisasi transformasi digital untuk menyukseskan program Pemberdayaan Zakat dan Wakaf. Menurutnya, program tersebut harus dijalankan dengan penuh komitmen dan tanggung jawab. Hal itu ia sampaikan saat menutup Bimbingan Teknis (Bimtek) Pendaftaran Tanah Wakaf Digital di Hotel Favor, Makassar, Minggu (12/3/23).
"Untuk transformasi digital, betul-betul disosialisasikan dan dilakukan pendampingan di seluruh KUA," ujar Gaffar.
"Libatkan penyuluh agama bersinergi sesuai program, anggaran, dan kegiatan yang ada," lanjutnya.
Menurutnya, kualitas penyelenggaraan zakat dan wakaf akan berpengaruh pada rencana program pembentukan Kota Wakaf, yang dilaksanakan atas kerja sama Pemerintah Daerah (Pemda) dan Badan Wakaf Indonesia (BWI). Ia berharap, Kemenag kabupaten/kota juga terus membangun sinergi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) setempat.
"Mari berkomitmen sama-sama untuk melakukan tugas dan tanggung jawab kita," ajaknya.
Bimtek Pendaftaran Tanah Wakaf Digital ini diikuti peserta dari Penyelenggara Zakat Wakaf kabupaten/kota dan para Operator Ziwak, serta Kanwil Provinsi Sulawesi Selatan, dengan jumlah peserta 55 orang.
Fn/Mr



