Palu, Bimas Islam --- Penyuluh Agama Islam KUA Mantikulore, Kota Palu, Zulfiah menjadi salah satu narasumber dalam Pembinaan Kerukunan Umat Beragama di Aula Sudirman Kodim 1306 Donggala, Kota Palu, Sulteng, Selasa (24/8/21). Dalam kesempatan tersebut, Zulfiah menyampaikan pentingnya menanamkan toleransi sejak dini.
"Toleransi kita tanamkan kepada anak-anak sejak usia dini. Agar anak-anak terbiasa dengan hidup saling menghormati dan menjadi generasi yang tangguh menangkal paham-paham menyimpang. Langkah ini harus dimulai dari rumah tangga," ungkap Zulfiah di Palu melalui keterangan tertulis kepada bimasislam, Selasa (24/8/21).
Pembinaan ini merupakan kegiatan tahunan yang dihadiri perwakilan dari Koramil di Kabupaten Sigi dan Kota Palu, Babinsa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan pegawai kelurahan/desa.
"Tanamkan nilai keagamaan dan kebersamaan. Misalnya, gunakan waktu antara Magrib dan Isya bersama keluarga dengan ibadah bersama, belajar bersama, dan saling menguatkan antara satu dengan yang lainnya," tambahnya.
Perempuan yang merupakan Ketua Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Lintas Agama ini juga menyampaikan pesan Menag Yaqut Cholil Qoumas untuk tidak menggunakan ujaran kebencian dan tidak menghina simbol agama.
"Dan yang tidak kalah pentingnya kita terus mengingatkan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan 5M+1D berupa memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, menghindari kerumunan, dan doa," tutup Zulfiah.
Selain Zulfiah, hadir pula narasumber dari Penyuluh Agama Katholik, Penyuluh Agama Protestan, Penyuluh Agama Hindu, dan FKUB Kota Palu.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



