Jakarta, Bimas Islam -- Direktorat Penerangan Agama Islam, Kementerian Agama melalui Subdirektorat Penyuluh Agama Islam (PAI) menggelar kegiatan Pembinaan Penyuluh Agama Islam Millenial di Jakarta, Rabu-Jumat (19-21/7/2023).
Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kompetensi PAI milenial di bidang digital.
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Dirjen Bimas Islam), Kamaruddin Amin dalam sambutannya menyampaikan, PAI milenial mesti berkontribusi meningkatkan kualitas keberagamaan masyarakat Indonesia.
“Kehadiran kalian sangat layak diapresiasi. Saya meyakini semangat milenial pasti berkobar. Pekerjaan seberat apa pun kalau ditangani jiwa muda yang berkobar akan cepat selesai. Untuk itu, PAI milenial mesti berkontribusi sangat besar untuk meningkatkan kualitas keberagamaan bangsa kita,” ungkapnya, Rabu (19/7/2023).
Sementara itu, Kepala Subdirektorat PAI, Amirullah dalam laporannya mengatakan, PAI milenial harus berjiwa kreatif.
“Kemampuan teknologi informasi bagi PAI milenial tak diragukan lagi. Saya yakin sangat baik, sebab lahir berbarengan dengan masifnya digitalisasi. Tetapi, kita berharap lebih agar PAI milenial memiliki jiwa kreatif dan inovatif untuk mengemas konten-konten yang moderat, konten Islam ramah, dan membuktikan kehadirannya di ruang publik kedua (dunia maya),” jelasnya.
Diketahui, kegiatan Pembinaan PAI Millenial mengundang 100 PAI milenial berbagai provinsi se-Indonesia.
Wcp/Mr



