Semarang, Bimas Islam --- Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Jawa Tengah (Jateng), Musta'in Ahmad menyatakan, agama merupakan jalan keluar dari semua persoalan. Hal ini terjadi ketika para pemeluk agama memiliki pemahaman yang moderat dan menyeluruh.
"Agama dari awal memberikan jalan keluar dari semua jenis kebuntuan," ungkap Musta'in pada pembukaan Pembinaan Kompetensi Penyiar Agama Islam (PKPAI) di Hotel Aston Inn, Kota Semarang, Rabu (6/10/21).
Guna mewujudkan hal ini, Musta'in menyampaikan pentingnya penerapan antara teks dan konteks. Katanya, dua hal ini harus dipadukan dengan baik.
"Moderasi beragama juga meliputi perpaduan antara teks dengan konteks. Moderasi tidak bicara salah satu, tetapi keduanya," tambah mantan Kakankemenag Kota Surakarta ini.
Musta'in memberikan contoh dengan salat berjemaah di masjid. Nabi Muhammad, kata Musta'in, menganjurkan umatnya untuk salat berjemaah. Namun, lanjutnya, saat hujan deras, Nabi membolehkan laki-laki muslim salat di rumah.
"Kalau sekarang pemerintah masih mengharapkan tata kelola masjid dan rumah ibadah sesuai dengan protokol kesehatan berupa pembatasan jumlah, mengatur jarak dan sebagainya, sesungguhnya ini seiring dan sebangun dengan perintahnya Kanjeng Nabi," tegas Musta'in, bertenaga.
"Kalau hujan air saja Nabi perintahkan salat berjemaah di rumah, apalagi sekarang hujan virus," tambahnya.
Musta'in menegaskan, beragama dengan memahami teks dan menyesuaikan dengan konteks inilah yang merupakan ciri pemahaman Islam secara sempurna dan menyeluruh.
Sebagai informasi, PKPAI merupakan kegiatan Subdit Seni, Budaya, dan Siaran Keagamaan Islam Direktorat Penerangan Agama Islam Kementerian Agama. Kegiatan ini dilakukan di Provinsi DKI Jakarta, Aceh, Jawa Tengah, dan Gorontalo.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



