Jakarta, Bimas Islam -- Dirjen Bimas Islam, Kamaruddin Amin membuka kegiatan Pemetaan Pemenuhan Sarana Prasarana KUA se-Indonesia di Jakarta, Rabu (14/6/2023).
Dirjen berharap, melalui kegiatan tersebut, dapat dirumuskan grand design pengembangan sarana prasarana KUA. Sehingga, jalan untuk meningkatkan kualitas pelayanan menjadi lebih terarah.
"Terkait sarana prasarana, kita memang harus punya grand design pengembangan sarana prasarana KUA secara nasional, secara utuh. Mudah-mudahan setelah ada grand design, kita bisa mengambil kebijakan afirmatif dalam waktu-waktu tertentu. Kita membutuhkan data yang utuh dan komprehensif untuk melakukan langkah-langkah kebijakan, mewujudkan KUA yang berkualitas," ujar Dirjen dalam sambutannya.
Kamaruddin juga mengatakan, secara garis besar, kegiatan tersebut digelar untuk membahas masa depan KUA, yang berkaitan erat dengan peningkatan kualitas kehidupan beragama.
"Kita akan membicarakan masa depan KUA, masa depan layanan publik, dan tentu peningkatan kualitas kehidupan beragama di Indonesia," jelasnya.
Dirjen menegaskan, seluruh stakeholder KUA mesti meningkatkan kesadaran bahwa mereka adalah entitas penting dari sebuah sistem yang bekerja di Kementerian Agama (Kemenag).
"Saya ingin menggugah awareness kita, kesadaran kita bersama. Kita adalah entitas yang sangat penting, bagian dari sebuah ekosistem yang bekerja di Kemenag," terang Dirjen di hadapan 90 peserta yang terdiri dari operator Kanwil Kemenag seluruh Indonesia.
Menurut Kamaruddin, visi besar KUA dalam program revitalisasi yang kini tengah digencarkan Kemenag tidak akan berjalan tanpa kerja sama berbagai pihak.
"Salah satu program prioritas Kemenag yang diamanahkan kepada Bimas Islam adalah Revitalisasi KUA. Tidak mungkin visi besar Kemenag bisa diwujudkan tanpa sinergi, kolaborasi, kerja keras, dan dedikasi dari kita semua," ujarnya.
Kegiatan Pemetaan Pemenuhan Sarana Prasarana KUA se-Indonesia ini akan digelar selama tiga hari, Rabu-Jumat (14-16/6/2023). Kegiatan tersebut juga dihadiri Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Zainal Mustamin, serta Kasubdit Mutu, Sarana Prasarana, dan Sistem Informasi KUA Jajang Ridwan.
Mr



