Pontianak, Bimas Islam --- Pemerintah Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, menyerahkan bantuan uang transportasi kepada para guru ngaji, petugas fardhu kifayah –petugas yang mengurus dan memakamkan jenazah warga Muslim–, dan petugas posyandu. Serah terima dilakukan langsung oleh Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono.
“Bantuan uang transportasi ini sebagai bentuk penghargaan kami kepada mereka-mereka yang mengabdikan dirinya dalam menjalankan tugas sosial kepada masyarakat,” kata Edi saat secara simbolis menyerahkan bantuan tersebut kepada perwakilan penerima di Aula Sultan Syarif Abdurrahman Kantor Wali Kota Pontianak, Senin (26/4).
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pontianak Syarifendi meminta para Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) untuk segera mendata para guru ngaji di seluruh Kota Pontianak. Hal tersebut dilakukan agar ke depannya, guru ngaji di Kota Pontianak bisa terakomodir dengan tepat dan cepat.
“Kemenag Pontianak menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Pontianak yang telah memberikan bantuan berupa uang transportasi kepada para guru ngaji dan petugas fardhu kifayah serta pengurus posyandu,” ujar Syarifendi usai penyerahan.
Syarifendi menerangkan, langkah yang diambil adalah mendata kembali guru ngaji yang ada di kota Pontianak. Langkah selanjutnya, kata dia, menyamakan data dengan Pemkot Pontianak. Hal tersebut dimaksudkan agar tidak tumpang tindih.
"Karena guru ngaji banyak. Makanya saya minta kepala KUA mendata masing-masing kecamatan dan tadi sudah saya minta Bimas Islam untuk melanjutkan data yang dimaksud supaya kita dapat jelas berapa jumlah guru ngaji kita di Pontianak ini," ujarnya.
Dengan adanya bantuan tersebut, dikatakan Syarifendi, akan mempermudah dan mempercepat penyelesaian urusan seperti di bidang fardhu kifayah. "Kita bersyukur di Kota Pontianak masih banyak petugas fardhu kifayah," pungkasnya.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



