Jakarta, Bimas Islam --- Peneliti Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Indonesia, Medelina Hendytio mengatakan, peran tokoh agama dinilai sangat efektif dan mudah membuat masyarakat percaya terhadap kemanjuran vaksin Covid-19.
“Tokoh-tokoh agama seperti penyuluh agama Islam memiliki peran sangat strategis dalam menyosialisasikan pentingnya vaksin maupun prokes Covid-19,” ujar Medelina pada acara Uji Coba Modul Penyuluh Agama Tentang Wabah di Pusdiklat Tenaga Teknis Kementerian Agama, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten, Jumat (14/1/2022).
Menurutnya, Penyuluh memiliki keterikatan yang kuat dengan masyarakat atau jemaahnya, sehingga akan lebih mudah menyampaikan pesan-pesan pemerintah berkaitan dengan Covid-19.
Dikatakan Medelina, berdasarkan hasil survei CSIS Indonesia periode Januari 2021 menunjukkan sebanyak 55,8 persen keaktifan organisasi keagamaan di Jakarta dalam menyosialisasikan informasi terkait Covid-19.
“Saya optimis bahwa survei mendatang akan menunjukkan hasil yang lebih tinggi, dikarenakan banyaknya peran serta dari para tokoh agama khususnya Penyuluh yang sangat masif dalam melakukan penyuluhan,” katanya.
Sementara itu, Penyuluh Agama Islam Kota Jakarta Selatan Naif Adnan mengungkapkan, salah satu tugas penyuluh adalah menyosialisasikan edaran terkait penanganan Covid-19.
“Hingga saat ini kami juga masih aktif memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang keamanan dan kehalalan vaksin Covid-19,” kata Naif yang juga hadir sebagai peserta.
Pada acara yang berlangsung sejak Rabu-Jumat, 12-14 Januari 2022 itu Naif juga mengatakan, Penyuluh Agama Islam juga memiliki pengaruh signifikan dalam mengedukasi masyarakat dalam menghadapi perubahan perilaku di masa pandemi.
“Acara ini juga diikuti oleh penyuluh lintas agama se-Jabodetabek. Kami dibekali materi-materi seputar sikap keagamaan masyarakat terhadap wabah, perspektif agama tentang wabah, dan teknik komunikasi efektif. Insyaallah ini sangat bermanfaat bagi kami untuk melakukan penyuluhan,” pungkas Naif.
(Anty)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



