Jakarta, Bimas Islam --- Direktorat Jenderal Bimas Islam semakin menggencarkan program moderasi beragama yang menjadi road map dari Kementerian Agama RI.
Sekretaris Ditjen Bimas Islam, M. Fuad Nasar mengatakan seluruh program yang berada di jajaran Ditjen Bimas Islam sudah sesuai dengan apa yang dicanangkan oleh Kemenag untuk menyampaikan narasi tentang moderasi beragama kepada publik.
"Sekretariat menerbitkan majalah dengan isi yang tidak kalah dengan majalah populer diluar, tulisan artikel wawancara tentang moderasi beragama di Bimas Islam, semuanya sudah sesuai dengan arahan," ungkap Fuad, pada Kamis (25/2).
Fuad juga mengungkapkan bahwa moderasi beragama dapat diterapkan dalam semua lini, namun harus diiringi dengan inovasi dan kondisi terkini di tengah masyarakat agar lebih mudah untuk diterima.
"Kami tidak secara langsung menyebut moderasi beragama, misal penyikapan bencana, mengamati perkembangan zaman, hal ini untuk menghindari kejenuhan publik," imbuhnya.
Ia menambahkan, selain penyampaian pesan moderasi beragama, masalah perekonomian juga menjadi fokus mereka terutama di tengah situasi pandemi Covid-19.
"Kesenjangan ekonomi di tengah masyarakat, dimana kita harus membantu penanganan masyarakat terdampak Covid-19. Agar kondisi sosial keagamaan tidak terperosok dalam kondisi ekstrim," tutupnya.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



