Jakarta, Bimas Islam --- Peringatan hari lahir Raden Ajeng Kartini setiap tanggal 21 April, bukan sekadar mengenang Kartini sebagai manusia dan tokoh sejarah. Namun, sejauh mana memetik pelajaran dari cita-cita perjuangan Kartini.
Sekretaris Ditjen Bimas Islam, M. Fuad Nasar menyampaikan terdapat pengaruh Islam sebagai pendobrak tradisi dan kultur masyarakat feodal, karena Kartini pernah bertemu dan berdialog dengan K.H. Sholeh Darat dari Semarang, yang merupakan guru dari Hadratusy Syaikh K.H. Hasyim Asyari dan K.H. Ahmad Dahlan, dua pemimpin-pendiri ormas Islam terbesar yakni Nadhlatul Ulama (1926) dan Muhammadiyah (1912).
"Di antara tokoh pelopor kemajuan perempuan, Kartini diakui sebagai simbol emansipasi. Ia dipandang istimewa karena latar belakangnya adalah bangsawan, namun berani melawan tradisi dan kultur masyarakat di sangkar emas budaya ningrat Jawa," papar Fuad dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (21/4).
Fuad melanjutkan perjuangan emansipasi perempuan di tanah air tidak seperti negara-negara Barat yang menganut paham sekuler. Hal itu karena bangsa Indonesia adalah bangsa yang agamis, di mana ajaran agama menjadi inspirasi pemuliaan martabat perempuan.
"Pendidikan anak perempuan tidak pernah diharamkan dalam agama, kecuali adanya pemahaman kolot sebagian pemuka agama. Perempuan yang berpendidikan dan berkemajuan justru menentukan kualitas keluarga dan masyarakat," lanjutnya.
Fuad berpendapat, seiring dengan perubahan masyarakat di era keterbukaan informasi dan revolusi industri, maka peran perempuan harus dijaga agar tidak melemahkan ketahanan keluarga sebagai fondasi kehidupan masyarakat.
"Cita-cita perjuangan Kartini yang moderat, tidak menginginkan perempuan meninggalkan keluarga atau urusan domestiknya karena mengejar karir di luar rumah, atau sebaliknya. Hak-hak perempuan haruslah seimbang dengan kewajiban-kewajiban yang harus ditunaikan," tutupnya.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



