Palembang, Bimas Islam --- Sekretariat Ditjen Bimas Islam menggelar kegiatan Pengarusutamaan Gender di Lingkungan Direktorat Jenderal Bimas Islam pada Provinsi Sumatera Selatan. Kegiatan ini diikuti sebanyak 80 orang peserta yang terdiri atas unsur organisasi masyarakat, mahasiswa, majelis taklim, jajaran Kanwil Kemenag Sumsel, dan Kankemenag Kota Palembang, bertempat di Hotel Harper, Palembang, Rabu (3/11/2021).
Dalam sambutannya secara daring, Sekretaris Ditjen Bimas Islam, M. Fuad Nasar memaparkan, kegiatan ini merupakan bentuk kesadaran dan kepedulian untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang arti gender dalam perspektif Islam.
"Prinsip dasar kesetaraan gender dimulai dari keluarga yang ditandai berbagai upaya untuk berbagi peran dan tugas antara seluruh anggota keluarganya," tutur Fuad.
Fuad menambahkan, dalam ajaran Islam, laki-laki dan perempuan memiliki peranan masing-masing yang telah disesuaikan dengan fitrahnya. Keduanya dapat menjalani kehidupan yang sama sepanjang tidak melanggar kodrat.
"Salah satu contoh adalah pembagian peran suami dan istri dalam praktik pola asuh dan pendidikan terhadap anak. Hal ini dapat mewujudkan keluarga yang harmonis," lanjutnya.
Sementara itu, Kakanwil Kemenag Sumsel, Mukhlisuddin menyampaikan rasa terima kasih karena telah menunjuk Provinsi Sumatera Selatan menjadi tuan rumah kegiatan tersebut. Ia berharap, kegiatan ini akan membawa dampak positif dalam mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender di tengah masyarakat Sumsel.
"Pengarusutamaan gender dapat terwujud apabila masyarakat, termasuk aparat negara memiliki kesadaran, kepekaan, respons, serta motivasi yang kuat dalam mendukung program tersebut," ujarnya.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



